sejarah drift
Para samurai touge ini kemudian membawa aksi nekat mereka di perkotaan Jepang. Mereka biasanya nge-drift di jalanan sekitar pelabuhan, lapangan parkir tertutup dan di sirkuit setiap akhir pekan. Penggemar drift pun kian banyak dan kompetisi-kompetisi (ikaten) pun mulai banyak digelar di Jepang yang diorganiasi ole Video-OPTION.
Tahun 2001 Daijiro Inada (pendiri Option Magazine dan Tokyo Auto Salon) bersama Keiici 'Dorikin' (raja drifting) Tsuchiya seorang pembalap turing dan dijuluki 'Bapak Drifting Profesional' membuat seri kompetisi drifting profesional (D1 Grand Prix).
Cara memasang salah satu gadjet
cara memasangnya :
1.masuk ke rancangan.
2.klik tambah gadjet.
3.pilih gadjet yang anda inginkan.
4.klik,lalu simpan dan selesai.
CARA MEMBUAT BLOG
cara membuat blog :
1.masuk ke blogger.
2.lalu pilih get started untuk membuat account baru.
3.syarat untuk membuat blog anda harus mempunyai E-mail atau G-mail terlebih dahulu.
4.lalu isi blog anda dengan artikel yang anda suka atau tentang hobby anda.
Cara membuat template
Cara buat template
1.masuk ke google.
2.ketik blog template.
3.cari salah satu lalu pilih dan download.
4.lalu file yang tadi di extrak.
5.cari *xml
6.lalu buka blog lalu log in blog,masuk ke pengaturan.
7.edit html.
8.browse lalu pilih file yang tdi lalu di unggah.
Sistem rem abs(anti-lock breaking sistem)
Ketika rem diinjak dan roda berputar lambat, unit EBD menentukan roda mana yang akan mengunci. Unit EBD kemudian memberi sinyal untuk mengurangi tekanan pengereman agar roda kembali berputar, hingga mencegah roda mengunci.
Sensor khusus dipasang untuk mengontrol perputaran tiap-tiap roda. Jika sebuah roda mengalami spin (berputar lebih cepat karena roda tidak menapak di permukaan jalan/ tanah), maka rem akan segera menghentikan roda itu. Selanjutnya torsi dipindahkan ke roda-roda yang menapak lebih baik, sampai roda yang mengalami spin berfungsi kembali. Rem juga akan berfungsi saat mobil mengalami understeer (terlambat menikung sehingga mobil keluar jalur) atau oversteer (menikung terlalu cepat sehingga melintir).
INDEPENDENT SUSPENSION
Brabus Mercedes S600 iBusiness
Di dalam S600 ini terdapat beberapa gadget dari Apple yang membuat anda tidak akan bosan bila terkena macet di jalan.
Bayangkan saja, di dalamnya sudah disediakan 2 buah iPad yang dilengkapi dengan keyboard Bluetooth yang dibuat menyattu dengan kursi depan sehingga bila sedang tidak digunakan, anda bisa menutupnya.
Kalau belum cukup, masih ada Ultra-small Mac Minicomputer di bagian belakang dan iPod Touch 64 GB.
Untuk urusan menonton, juga disediakan sebuah layar LCD ukuran 15,2 inch pada bagian tengah atas sedangkan untuk tersambung ke internet, disediakan modem yang bisa digunakan untuk jaringan UMTS atau HSDPA.
Asik kan?? Tetapi tetap saja kami butuh mobil yang ada kamar kecilnya.
Toyota Alphard Jadi MPV Premium Terbaik 2010
Autocar Reader’s Choice Awards (ARCA) menganugerahkan Toyota Alphard sebagai MPV Premium Terbaik 2010. Merek Toyota yang lain seperti Rush, dan Camry juga menjadi favorit di kelasnya masing-masing.
Toyota Camry menjadi pemenang kategori Large Saloon dengan perolehan suara 38,36%), Toyota Alphard untuk kategori Luxury MPV 58,09%, dan Toyota Rush untuk kategori small SUV 70,57%.
“Ketiga produk ini menjadi kendaraan favorit para pembaca majalah otomotif merupakan kebanggan tersendiri, karena komunitas tersebut mewakili suara pelanggan yang mengerti tentang produk. Dan dari 26 kategori yang ada, 10 produk Toyota terpilih menjadi 3 besar di kategorinya masing-masing,” kata Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM).
Toyota kembali meraih Special award Green living achievement sebagai bentuk konsistensi Toyota menerapkan metode hijau dan juga gelar Automotive PR Teams of The Year. ARCA tahun ini memasuki tahun keempat. ARCA 2010 juga memberikan beberapa penghargaan khusus di luar produk, meliputi aktivitas, profil dan teknologi dunia
Mercedes-Benz GL-Class Pimpin SUV Mewah Terbaik 2010
Mobil ini dibanderol mulai US$60.950 atau sekitar Rp 554,64 juta.
Honda membanderol SUV ini mulai US$42.580 atau sekitar Rp 387,74 juta.
Lompatan Sejarah Si Kuda Jingkrak
Perusahaan Ferrari juga mengelola divisi merchandising yang mengizinkan merek dagangnya ditempelkan di sejumlah produk seperti kacamata sunblock, pena, peralatan elektronik, parfum, busana, sepeda canggih, arloji, ponsel sampai komputer jinjing.
Pada tahun 2007, suratkabar Financial Times menempatkan Ferrari di puncak teratas daftar 100 perusahaan terbaik Eropa.
Scuderia Ferrari
Enzo Ferrari mulanya tak pernah bermaksud memproduksi mobil jalanan ketika ia membentuk Scuderia Ferrari tahun 1929. Scuderia Ferrari (dieja: ree skoo deh ah) secara harfiah berarti “Si Stabil Ferrari”, istilah yang biasanya ditujukan untuk tim balap Ferrari. Awalnya Scuderia Ferrari yang masa itu bermarkas di Modena, Italia, hanyalah sebuah divisi teknik balap dari pabrikan mobil Alfa Romeo. Di Alfa Romeo, Enzo mengepalai divisi balapan tersebut yang bertugas menyiapkan mobil dan pembalap untuk mengikuti kejuaraan.
Tahun 1941, pabrikan Alfa Romeo disita oleh pemerintah fasis Mussolini. Enzo kemudian memutuskan membentuk perusahaannya sendiri dengan tetap memakai nama Scuderia Ferrari. Di masa ini karena tim Ferrari masih dilarang membalap, pabrikan terpaksa beralih memproduksi mesin dan aksesoris pesawat terbang. Nama pabrikan pun sempat berubah menjadi Auto Avio Costruzioni Ferrari. Walaupun begitu, di masa sulitnya ini Ferrari di bawah bendera Scuderia Enzo Ferrari Auto Corse sempat memproduksi satu mobil balapan yang bernama Tipo 815, namun karena masa itu di dunia masih berkecamuk Perang Dunia II, mobil tersebut tidak terlalu dikenal orang.
Tahun 1943, pabrik Ferrari berpindah ke Maranello yang hingga kini masih tetap menjadi markas besar mereka. Sayangnya, pabrik ini dibom oleh pasukan sekutu pada tahun 1944. Setelah perang berakhir, tepatnya tahun 1946, pabrik dibangun kembali dan sejak itu Ferrari tidak saja memproduksi mobil balapan, namun juga mengembangkan sayapnya memproduksi mobil jalanan untuk konsumsi umum.
Mobil jalanan pertama yang diproduksi oleh Ferrari adalah, 1947 125 S, bermesin 1.5 L V12. Mobil-mobil jalanan produksi Ferrari dengan cepat memikat banyak orang. Namun sayang Enzo Ferrari tidak terlalu serius mengelolanya dan lebih mengembangkan produksi mobil balapnya. Hasil penjualan mobil jalanan sebagian besar diperuntukkan bagi pengembangan mobil balapnya.
Ferrari di Kompetisi Balap
Tahun 1949, untuk pertama kalinya Ferrari meraih gelar pertamanya di kompetisi balap lewat pembalap Luigi Chinetti yang memenangkan Lomba Ketahanan Mobil 24 jam Le Mans memakai mobil 166M. Selanjutnya Ferrari mulai mendominasi Kejuaraan Mobil Sport Sedunia yang mulai diselengarakan sejak 1953. Di ajang ini, Ferrari meraih gelar juara konstruktor tujuh kali di sembilan kesempatan pertama.
Ketika mulai tahun 1962 kejuaraan berubah format, Ferrari masih sempat meraih gelar di tahun 1966, kemudian tahun 1968, dan terakhir tahun 1972. Setelah itu, Enzo Ferrari memutuskan Scuderia hanya akan berkonsentrasi di kejuaraan Formula 1 saja.
Namun meskipun sejak 1973 Ferrari sudah tidak lagi mengikuti kejuaraan dunia mobil sport, mereka masih sempat memproduksi beberapa mobil unggulan yang dipakai oleh tim-tim lain. Mobil-mobil tersebut yaitu: 512BB/LM, 333 SP yang memenangkan kejuaraan IMSA GT di era 90-an, F430 GT2 dan GT3.
Formula Satu
Scuderia Ferrari mengikuti kejuaraan Formula Satu sejak awal penyelenggaraannya pada 1950. Tahun berikutnya, mereka meraih kemenangan sirkuit pertamanya di Gran Prix Inggris Raya lewat pembalap Froilán José González. Tahun 1952, Ferrari langsung meraih gelar juara dunia pertamanya di ajang ini lewat pembalap Alberto Ascari.
Hingga saat ini, Ferrari adalah tim tertua dan tersukses yang masih berkompetisi di ajang Formula Satu. Mereka memegang hampir semua rekor yang pernah dicatat di ajang ini. Rekor-rekor tersebut adalah 15 kali juara dunia pembalap (tahun 1952, 1953, 1956, 1958, 1961, 1964, 1975, 1977, 1979, 2000, 2001, 2002, 2003, 2004 dan 2007), 16 kali juara dunia konstruktor (tahun 1961, 1964, 1975, 1976, 1977, 1979, 1982, 1983, 1999, 2000, 2001, 2002, 2003, 2004, 2007 dan 2008), 201 kali kemenangan Grand Prix, total poin: 4753,27 poin, 603 kali finis podium, 195 kali pole position, 12,489 kali memimpin lap, dan 205 kali lap tercepat. Semua rekor ini dibukukan dalam 758 kali balapan Grand Prix.
Sedangkan para pembalap yang pernah memperkuat Ferrari adalah: Tazio Nuvolari, José Froilán González, Juan Manuel Fangio, Luigi Chinetti, Alberto Ascari, Wolfgang von Trips, Phil Hill, Olivier Gendebien, Mike Hawthorn, Peter Collins, Giancarlo Baghetti, John Surtees, Lorenzo Bandini, Ludovico Scarfiotti, Jacky Ickx, Mario Andretti, Clay Regazzoni, Niki Lauda, Carlos Reutemann, Jody Scheckter, Gilles Villeneuve, Didier Pironi, Patrick Tambay, Michele Alboreto, Gerhard Berger, Nigel Mansell, Alain Prost, Jean Alesi, Eddie Irvine, Rubens Barrichello, Michael Schumacher, Kimi Räikkönen dan Felipe Massa.
Tahun 2006, Ferrari membuat langkah kontroversial saat mereka meneruskan kontrak sponsornya dengan produsen rokok asal AS, Marlboro. Padahal sebelumnya mereka telah terikat kesepakatan bersama dengan tim balapan lain untuk tidak menggunakan sponsor rokok di kompetisi Formula Satu. Kesepakatan kontrak antara Ferrari dan Marlboro diperkirakan bernilai sekitar 500 juta dolar AS dengan masa durasi lima tahun.
Riwayat si Kuda Jingkrak (Cavallino Rampante)
Simbol yang terkenal untuk tim balap Ferrari adalah kuda jingkrak (bahasa Italia: Cavallino Rampante) berwarna hitam dengan latar belakang perisai kuning, yang ditambahkan inisial huruf SF (untuk Scuderia Ferrari), dan tiga strip garis hijau, putih dan merah (warna bendera nasional Italia). Sedangkan lambang yang digunakan di mobil jalanan Ferrari ialah lambang kuda jingkrak yang terpasang di hidung mobil dan pada beberapa model tertentu lambang juga terpasang di kedua sisi mobil.
Asal mula digunakannya simbol kuda jingkrak berawal saat Enzo Ferrari memenangkan sebuah ajang reli yang digelar di Ravenna, Italia. Setelah ajang reli selesai dia berjumpa dengan Countess Paolina, ibu dari Count Francesco Baracca, seorang pilot terkenal Italia yang juga adalah pahlawan Perang Dunia I. Count Francesco Baracca dikenal selalu memasang gambar kuda jingkrak di badan pesawatnya. Singkatnya, Countess Paolina lalu meminta Enzo Ferrari untuk memasang gambar kuda jingkrak di setiap mobil Ferrari untuk mendatangkan kemujuran.
Enzo lalu mendesain ulang gambar kuda jingkrak yang nantinya akan digunakan di setiap mobil Ferrari. Hasil desainnya agak sedikit berbeda dengan gambar kuda jingkrak versinya Count di mana ia mengganti warna gambar kuda dari merah menjadi hitam (sebagai penghormatan kepada Count yang gugur dalam sebuah pertempuran udara) dan mengubah arah kibasan ekor kuda menjadi menghadap ke atas. Enzo juga menambahkan warna latar kuning di belakang gambar kuda jingkrak sebagai penghormatan kepada kota kelahirannya, Modena, yang juga memakai warna sama di lambang kota.
Ferrari mulai menggunakan lambang kuda jingkrak sebagai lambang resmi perusahaan pada 1929. Lambang kuda jingkrak juga sempat dipakai oleh tim balap Ferrari saat mereka masih bernaung di bawah pabrikan Alfa Romeo pada 1932.
Namun, motif gambar kuda jingkrak ini sebenarnya sudah lama ada karena motif serupa dapat ditemukan di koin-koin kuno peninggalan kerajaan Rowawi tempo dulu. Itulah sebabnya mengapa Ferrari bukan satu-satunya pemakai gambar kuda jingkrak. Kota Stuttgart di Jerman juga memakai gambar kuda jingkrak sebagai lambang kota. Di Stuttgart sendiri ada dua pabrikan mobil terkenal yang bermarkas di sana, yaitu Mercedes-Benz dan Porsche. Dua pabrikan ini merupakan saingan utama Ferrari dan Alfa Romeo di ajang balapan era 1930-an. Nama kota Stuttgart berasal dari kata bahasa Jerman lama, Stutengarten, yang berarti kuda jantan dan jika diterjemahkan ke bahasa Italia menjadi Scuderia. Sebagai catatan, Porsche juga mengadopsi simbol kuda jingkraknya kota Stuttgart sebagai lambang perusahaannnya. Dua perusahaan lain yang juga memakai lambang serupa adalah: Avanti (perusahaan retail bahan bakar Austria), dan Iron Horse Bicycles (pabrikan sepeda asal AS).
Fabio Taglioni, seorang pembalap sepeda motor tim Ducati asal Italia, juga sempat memakai lambang kuda jingkrak di sepeda motornya. Tagliano menggunakan lambang tersebut karena ayahnya juga adalah salah seorang pilot Italia di Perang Dunia I, walaupun tidak satu skuadron dengan Count Francesco Baracca. Tetapi setelah era pembalap ini selesai, Ducati, yang kemungkinan sudah bersepakat dengan Ferrari, tidak lagi memakai lambang kuda jingkrak di sepeda motor mereka.
Kini, lambang kuda jingrak dan frase Cavallino Rampante (The Prancing Horse/Kuda Jingkrak) telah dipatenkan oleh Ferrari walaupun ada beberapa perusahaan lain yang menggunakan lambang dan nama yang hampir sama.
Fakta-fakta dari ferrari
Ferrari juga ikut serta dalam kompetisi Formula Satu. Salah satu pembalapnya yang terkenal adalah juara dunia tujuh kali Michael Schumacher.






05.08
jestya
,



















